Gubernur DIY Desak Pemkab Bantul Segera Ajukan Draft Pembangunan Pantai Depok

0
166
Gubernur DIY Sri Sultan HB X (dok.Humas Pemda DIY)

LENSA9.com – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menginginkan evaluasi menyeluruh terhadap Pantai Depok, Bantul setelah meninjau lokasi yang terdampak gelombang tinggi, Selasa (19/7/2022). Sebelumnya, terjadi peristiwa gelombang tinggi yang merusak bangunan semi permanen di pesisir, Sabtu (16/7/2022).

Sultan menyampaikan, musibah yang terjadi justru bisa menjadi momentum untuk meningkatkan potensi serta membangun kawasan Pantai Depok. Pembangunan kawasan dengan mendesain ulang secara menyeluruh, tidak hanya di bibir pantai saja. Bahkan, sampai akses ke sekitar laguna yang bisa dijadikan dermaga.

“Potensi wisatanya di Pantai Depok ini bisa berkembang tidak hanya makan dan melihat nonton segara (laut) saja. Tetapi harapannya, makan sambil menikmati suasana laut dan menyaksikan pertunjukkan kesenian,” ujarnya.

Google search engine

Sultan menambahkan, harus ada keseimbangan antara sektor pariwisata, ekonomi, perikanan, pembukaan lapangan kerja, hingga kebudayaan. Ia juga menegaskan, sudah menjadi kewajiban dirinya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat di sekitar Pantai Depok dengan aktivitas-aktvitas yang positif.

Misalnya dengan menyediakan lapangan kerja bagi generasi muda, memberikan ruang yang lebih luas untuk berkreasi, meningkatkan kualitas dan efektivitas pencarian ikan, menghidupkan UMKM, menarik wisatawan, dan memastikan baik pengunjung maupun masyarakat wajib merasa aman dan nyaman.

“Harapannya akan semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan Depok ini untuk mencari nafkah, tidak hanya melaut tetapi juga kegiatan ekonomi lainnya. Tapi tentu juga tidak membahayakan bagi warga masyarakat yang memanfaatkan Depok untuk mencari sesuap nasi,” terangnya.

Untuk itu, Sultan meminta pengurus Pantai Depok untuk membentuk tim kecil guna membuat draft pembangunan kawasan. Nantinya draft tersebut bisa segera diajukan ke Pemerintah Kabupaten Bantul dan bisa segera ditindaklanjuti bersama dengan Pemda DIY untuk segera direalisasikan.

Dia juga mendesak pengajuan draft ini segera dilakukan, mengingat proyek pembangunan kawasan Depok ini akan memakan waktu yang tidak sebentar, biaya yang tidak sedikit serta kerjasama lintas OPD yang solid.

Ia juga telah meminta beberapa stafnya untuk menindaklanjuti pembangunan kawasan Pantai Depok tersebut dengan segera.

Menanggapi permintaan Gubernur DIY tersebut, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, sangat bersyukur atas arahan tersebut dan siap segera merealisasikan. Pihaknya akan berpacu dengan waktu untuk segera membuat perencanaan.

“Apa yang disampaikan Ngarsa Dalem itu merupakan angin segar bagi Kabupaten Bantul, karena Ngarsa Dalem berkehendak untuk penataan Pantai Depok,” tuturnya.

Menurutnya, penataan dalam satu kawasan meliputi multisektor. Pertama aktivitas kelautan, yakni nelayan mengambil ikan di laut. Kedua, perdagangan karena ada kegiatan jual beli ikan di TPI (Tempat Pelelangan Ikan). Ketiga, ada aktivitas industri pengolahan ikan yang dilakukan Koperasi Mina Bahari. Keempat, pariwisata adanya jasa usaha pariwisata berupa kuliner dan jasa yang lain.

“Mengintegrasikan empat sektor yang disebutkan tadi bukanlah hal yang mudah. Karena Ngarsa Dalem sudah dhawuh seperti itu, maka kita berpacu dengan waktu. Kita lari kencang untuk bisa menghasilkan satu perencanaan sampai DED-nya untuk memastikan keempat sektor mendapat ruang untuk berproduksi secara maksimal,” ungkap Halim.

Halim pun akan bergerak cepat dan sudah berkomitmen dengan Sekda Bantul akan melakukan koordinasi dengan tim yang akan segera dibentuk bersama dengan para pelaku. Sebab, melibatkan pelaku pada pembangunan kawasan karena mereka yang paling tahu kebutuhan dari tujuan penataan.

“Soal target mudah-mudahan tahun ini tim itu selesai dan sudah menghasilkan rumusan awal. Syukur nanti kalau APBD 2023 ini sudah ada yang mengakomodasi dari hasil rumusan tersebut,” tuturnya.

Sementara, Perwakilan Nelayan Depok, Sutarlan mengatakan, sejak didirikan tahun 1998 yang lalu, Pantai Depok memang membawa dampak luar biasa bagi masyarakat setempat. Setidaknya ada 500 orang lebih yang beraktivitas mencari rejeki di tempat tersebut.

Ia pun menyambut baik tawaran fasilitas dari Pemda DIY tersebut dan mendukung rencana pemerintah untuk melakukan penataan Pantai Depok menjadi kawasan wisata terpadu. Namun, dia berharap kepentingan masyarakat tetap diperhatikan dan diakomodir.

Sutarlan mengaku percaya dukungan pembangunan kawasan wisata terpadu ini akan berjalan lancar. Selama ini dukungan dari pemerintah sudah dirasakan masyarakat sekitar realisasinya.

“Kebersamaan masyarakat di sini cukup tinggi, pada saat gelombang tinggi kemarin semua terlibat dalam menangani dampaknya dan mengerahkan untuk pencegahan lebih banyak. Nelayan, masyarakat, relawan SAR, dan kepolisian semuanya terlibat,” tukasnya.

Editor : Kumalasari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here